Layanan Grounding System
Grounding System atau Pembumian adalah
benda logam yang di tanam dalam tanah berfungsi sebagai pelepasan muatan
listrik, tanah atau bumi adalah sebuah masa yang bersifat netral dan
memiliki volume yang luar biasa besar sehingga mampu untuk menyerap dan
menetralkan muatan listrik sebesar apapun. Tingkat kehandalan sebuah
grounding ada di nilai konduktifitas logam terhadap tanah yang
ditancapinya, semakin konduktif tanah terhadap benda logam maka semakin
baik. kelayakan Grounding atau Pembumian harus bisa mendapatkan nilai
Tahanan sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik) dengan
menggunakan Ohm Meter khusus (Earth Tester Meter).
Single Rod Grounding
Ground yang hanya terdiri dari satu buah titik penancapan rod arus pelepas di dalam tanah dengan kedalaman tertentu ( misal 6 meter ). Untuk daerah yang memiliki karakteristik tanah yang konduktif tentu mudah untuk didapatkan tahanan sebaran tanah dibawah 5 ohm hanya dengan satu buah rod.
Paralel Rod Grounding
Grounding system paralel menjadi tindakan alternatif bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang baik ( diatas 5 Ohm ) maka perlu ditambahkan rod arus pelepas dengan minimal jarak 2 meter dari ground sebelumnya dan disambung ke ground baru disebelahnya. Hal ini dilakukan berulang sampai menghasilkan nilai tahanan tanah yang diinginkan ( dibawah 5 Ohm ).
Layanan grounding system :
1. metode manual
– klem cincin rod
– kabel bc
– box control
– busbar
– copper rod / ground rod
– max tahanan grounding 3 ohm
2. metode bahan peledak
– cadweld
– kabel bc
– box control
– busbar
– copper rod / ground rod
– max tahanan grounding 3 ohm
Layanan Grounding System
Single Rod Grounding
Ground yang hanya terdiri dari satu buah titik penancapan rod arus pelepas di dalam tanah dengan kedalaman tertentu ( misal 6 meter ). Untuk daerah yang memiliki karakteristik tanah yang konduktif tentu mudah untuk didapatkan tahanan sebaran tanah dibawah 5 ohm hanya dengan satu buah rod.
Paralel Rod Grounding
Grounding system paralel menjadi tindakan alternatif bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang baik ( diatas 5 Ohm ) maka perlu ditambahkan rod arus pelepas dengan minimal jarak 2 meter dari ground sebelumnya dan disambung ke ground baru disebelahnya. Hal ini dilakukan berulang sampai menghasilkan nilai tahanan tanah yang diinginkan ( dibawah 5 Ohm ).
Layanan grounding system :
1. metode manual– klem cincin rod
– kabel bc
– box control
– busbar
– copper rod / ground rod
– max tahanan grounding 3 ohm
2. metode bahan peledak
– cadweld
– kabel bc
– box control
– busbar
– copper rod / ground rod
– max tahanan grounding 3 ohm


Tidak ada komentar: